Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Programing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programing. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Bahasa Pemrograman [WIDARSA]


Bahasa Pemrograman adalah suatu sistem komunikasi yang berupa instruksi-instruksi ( perintah ) untuk menyelesaikan masalah. program pasang pada sebuah sistem komputer untuk mengerjakan / menjalankan perintah-perintah yang ada dalam program tersebut untuk memberikan sebuah hasil atau output seperti yang kehendaki.

dalam pengertian luas, pemrograman meliputi seluruh kegiatan yang mencakup pembuatan program, perencanaan dan perwujudan.

arti sempitnya pemrograman merupakan pengkodean atau sering di istilahkan dengan Coding, dan juga pengujian berdasarkan rancangan tertentu.

Pengelompokan Bahasa pemrograman sebagai berikut :
Bahasa Mesin ( GENERASI PERTAMA )
adalah bahasa internal komputer yang meng-ekskusi secara langsung tanpa translation. bahasa Mesin merupakan bahasa pemrograman yangpaling awal, dikembangkan tahun 1940 sampai 1950-an
bentuk bahasa pemrograman masa ini masih memiliki banyak kelemahan diantaranya
  • menyita waktu dan bersifat kondusif untuk membuat sebuah kesalahan
  • tidak standart dan sangat bergantung pada komputer, karena akan memiliki perbedaan pada setiap komputer
Bahasa Assembly ( GENERASI KEDUA )
Bahasa Assembly menyerupai bahasa mesin, sehingga untuk menjadi seorang programer bahasa assembly yang bagus harus memahami bagaimana cara mesin memproses data.layaknya bahasa mesin, bahasa assembly masih tergantung pada komputer, karena masih terdapat perbedaan pada tiap-tiap komputer.
cirinya :
  • bahasa dilengkapi dengan kode-kode yang mudah diingat seperti ADD, SUB, MULT dll
  • Alamat penyimpanan telah didefinisikan, hal ini akan memudahkan rujukan saat mengakses kebali apa yang terseimpan
Bahasa tingkat Tinggi ( GENERASI KETIGA )
disebut bahasa tingkat tinggi karena mudah untuk dipelajari, dan sebuah program tingkat tinggi ini mermerlukan proses penerjemahan oleh komputer yang sangat rumit, sering disebut dengan COMPILLER, yaitu proses pengeemasan program secara keseluruhan agar lebih mudah di gabung pada sebuah sistem komputer. contoh untuk bahasa tingkat tinggi seperti Pascal, Cobol dan Fortran ( Formula Translator )

GENERASI KEEMPAT
cirinya adalah :
  • mudah untuk dipelajari dan dipahami
  • tepat untuk pengaksesan database
  • fokus pada maksimalis produk manusia, bukan pada minimalis waktu komputer
  • nonprosedural
  • tersedia dalam software paket dan dapat mengembangkan aplikasi yang diinginkan
contohnya seperti, MySQL ( Structured Query Labguage ), QBE ( Query By Example ) dan Report Generator

GENERASI KELIMA
sering di gunakan untuk akses Database atau sistem Pakar dan juga knowledge Based System yang ditujukan untuk bahasa alami hampir menyerupai hubungan kemanusiaan, contohnya LISP dan Prolog

dalam menterjemahkan bahasa program di kenal dua program yaitu Compiller dan Interpreter
Compiller adalah pengemasan bahasa program secara keseluruhan, dengan menterjemahkan bahasa program tersebut kedalam bahasa object, sehingga akan dengan mudah di hubungkan dengan sistem operasi dan diterima oleh Hardware
Interpreter adalah proses terjemah yang hanya menganalisa dan mengekskusi setiap baris tanpa melihat keseluruhan isi program, namun demikian interpreter memiliki kelebihan yaitu ekskusi dapat silakukan dengan segera tanpa adanya proses kompilasi, karena itu interpreter sering digunakan untuk pembuatan program berskala besar.

Mengenal bahasa Komputer atau bahasa pemrograman [WIDARSA]

Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa komputer adalah merupakan suatu set pemrograman yang digunakan untuk membuat suatu program komputer. Bahasa komputer biasa dikenal dengan nama bahasa pemrograman. Program komputer atau software sendiri adalah suatu set instruksi yang harus dijalankan oleh komputer pada saat komputer dihidupkan atau ketika diperintahkan oleh pengguna komputer. Bahasa pemograman menggunakan kata-kata unik yang menjadi kode untuk menjalankan perintah tertentu pada komputer. Contoh bahasa pemrograman antara lain adalah Pascal, Fortran, Clipper, dBase, Delphi, Basic, Cobol, C++, C#, Java dan lain-lain.
Pengertian Bahasa Pemrograman
Sebuah CPU komputer, dalam hal ini prosesor memiliki sejumlah perintah terbatas dan dikenal dengan nama kode mesin. Kode ini adalah bahasa yang digunakan untuk mengkomunikasikan data dalam komputer. CPU dalam komputer hanya mengenal bahasa ini, tidak dengan bahasa lainnya. Semua bahasa pemrograman harus diubah menjadi kode mesin terlebih dahulu supaya CPU dapat mengolah dan menjalankan perintah yang diberikan oleh program yang dibuat.

Jenis-jenis bahasa komputer

Bahasa komputer dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok esar berdasarkan jenisnya, yakni bahasa mesin (machine language), assembly language dan high level language. Mari kita bahas satu persatu sebagai berikut:
  1. Machine language adalah seperangkat perintah yang dinyatakan dalam bentuk bilangan biner (hanya angka 0 dan 1) yang berfungsi untuk memberikan data dan instruksi bagaimana mengolah data kepada CPU.
  2. Assembly Language adalah bahasa komputer tingkat rendah yang memiliki banyak kode yang membantu memori untuk “mengingat data (informasi). Assembly language juga mengandung seperangkat simbolis yang berhubungan dengan perintah tertentu pada bahasa mesin.
  3. High level language disebut sebagai bahasa komputer tingkat tinggi karena berisi perintah yang dirancang mendekati bahasa manusia. Bahasa ini lebih mudah dipahami dan dipelajari oleh manusia dan digunakan untuk pembuatan program komputer tertentu. Macam bahasa pemrograman sudah kami sebutkan diatas.
Pembuat program atau programmer dewasa ini banyak yang menggunakan bahasa komputer tingkat tinggi untuk membuat program-program yang diinginkan karena sangat mudah dipahami. Namun sebelum bisa dijalankan di komputer, program tersebut haruslah diterjemahkan menjadi bahasa mesin terlebih dahulu. Maka dari itu pada perangkat pembuatan program dengan bahasa tingkat tinggi ada bagian yang bernama compiler. Tugas bagian ini adalah menerjemahkan perintah pada bahasa tingkat tinggi menjadi bahasa mesin, sehingga CPU dapat mengolah data berdasarkan perintah tersebut.

Sejarah singkat bahasa komputer

Perkembangan bahasa komputer tentu tak lepas dari perkembangan komputer itu sendiri. Bahasa komputer mulai dikembangkan pada saat penemuan komputer digital pertama, sekitar tahun 1940-an.Bahasa komputer yang termasuk dalam assembly language dikembangkan pada tahun 1950-an karena komputer mulai merambah ranah komersial. Contoh bahasa yang termasuk dalam golongan Assembly ini adalah ForTran (Formula Translation) yang dibuat oleh John Backus pada sekitar 1950-an hingga 1960-an. Kemudian bahasa komputer dengan banyak penyempurnaan mulai dikembangkan seperti COBOL (Common Business Oriented Language) oleh Grace Hopper, LISP (List Proccesing) oleh John McCarthy.
Pada akhir tahun 1960-an muncul sebuah bahasa komputer yang diberi nama SIMULA dan setelah itu perkembangan bahasa komputer semakin pesat. Pada tahun 1970-an muncul banyak bahasa pemrograman yang terkenal, yakni ALOGOL, BASIC, PASCAL, C dan ADA. Perkembangan bahasa komputer semakin berkembang pesat seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa yang berkembang adalah BASIC, JAVA, C++ dan PASCAL. Pada awal 1990-an, diperkenalkan istilah IDE (Integrated Development Environment) yang menyatukan bahasa pemrograman dan GUI sehingga membuat program menjadi lebih mudah. Beberapa IDE yang terkenal adalah Visual Basic (bahasa BASIC), Borland Delphi (bahasa PASCAL) dan Eclipse (Bahasa Java). (iwan)

Pengertian dan Keunggulan JAVA {WIDARSA}

Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek dan bebas platform, dikembangkan oleh SUN Micro Sistem dengan sejumlah  keunggulan yang memungkinkan Java dijadikan sebagai bahasa pengembangan enterprise. Gambar dibawah ini memperlihatkan keunggulan-keunggulan Java.

Keunggulan Java
Keunggulan Java

Jenis Program  Java

Program java dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu applet dan aplikasi.

  1. Applet adalah program yang dibuat dengan java, dapat diletakan pada Web server dan dikses melalui Web Browser .  Dalam hal ini  browser  yang digunakan adalah yang memiliki kemampuan java.
  2. Aplikasi adalah program yang dibuat dengan java yang bersifat umum.   Aplikasi dapat dijalankan secara langsung, tidak perlu perangkat lunak browser untuk menjalakannya.

Kompiler Java

Kompiler Java bernama  javac. Program ini bergna untuk mengkompilasi berkas sumber kode java kedalam bentuk yang dapat dimengerti oleh interpreter Java. Hasil komplasi berupa berkas bytecode.  Dalam hal ini khiran yang digunakan berupa *.class.

Interpreter Java

Interpreter Java digunakan untuk mengesekusi/menjalankan berkas bytecode(*.class).  Program inilah yang dipakasi untuk menjalankan program Java, khususnya untuk yang tergolong aplikasi.

Debugger Java

Debugger jdb berfungsi seperti iterpreter tetapi dilengkapi dengan kemampuan khusus seperti menghentikan eksekusi program pada posisi yang dikehendaki oleh pemrogram  dan menampilkan nilai variabel-variabel tertentu. Program ini berguna untuk melacak kesalahan program.

Penampil Applet

Penampil applet appletviewer, berguna untuk menampilakan applet. Program ini biasa digunakan untuk menguji applet.

Pembangkit Dokumentasi

Pembangkit dokumentasi (javadoc) berguna untuk mengkonversi berkas sumber kode java  kedalam berkas HTML (HyperTeks Markup Language).

Pembangkit Hhheader C

Perangkat lunak java digunakan untuk menghasilkan hheader C dan berkas kode sumber C berdasarkan berkas bytecode Java.

IDE Java

Editor teks punya kelemahan, tidak punya kemampuan untuk menjalankan program yang telah dibuat.  Karena itu muncul  IDE (Integrated Development Environment). Dengan menggunakan IDE dapat langsung menjalankan program java tanpa perlu mengkompilasi dan mengeksekusi lewat command-line. IDE yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini yaitu menggunakan Netbeans 6.5

Variabel Pada Java Part 1 {WIDARSA}

Variabel Pada Java. Variabel adalah item yang digunakan data untuk menyimpan pernyataan objek. Variabel memiliki tipe data dan nama. Tipe data menandakan tipe nilai yang dapat dibentuk oleh variabel itu sendiri. Nama variabel harus mengikuti aturan untuk identifier.

1. Deklarasi dan Inisialisasi Variabel
Untuk deklarasi variabel adalah sebagai berikut,
[=initial value];
Catatan: Nilainya berada diantara <> adalah nilai yang disyaratkan, sementara nilai dalam tanda [] bersifat optional.

Berikut ini adalah contoh program yang mendeklarasikan dan menginisialisasi beberapa variabel,

     public class VariableSamples
     {
public static void main( String[] args ) {
   //deklarasi tipe data dengan nama variable
   //result dan tipe data boolean
   boolean result;

   //deklarasi tipe data dengan nama variabel
   //option dan tipe data char
   char option;
   option = 'C';    //menandai 'C' sebagai option

   //deklarasi tipe data dengan nama variabel
            //grade, double tipe data dan telah di inisialisasi
   //to 0.0
   double grade = 0.0;
   }
}

Petunjuk Penulisan Program:
1. Sangat baik untuk menginisialisasi variabel yang Anda buat seperti Anda mendeklarasikannya.
2. Gunakan nama yang bersifat menggambarkan deskriptif untuk variabel yang Anda buat, jika Anda  ingin mempunyai variabel yang terdiri atas nilai siswa, beri nama dengan nama grade dan jangan hanya beberapa huruf random yang Anda pilih.
3. Deklarasikan satu variabel tiap baris kode. Sebagai contoh, deklarasi variabel adalah sebagai berikut,
double exam=0;
double quiz=10;
double grade  = 0;

Bentuk yang lebih disukai ketika melakukan deklarasi adalah,
double exam=0, quiz=10, grade=0;

2. Menampilkan Data Variabel
Untuk mengeluarkan nilai dari variabel yang diinginkan, kita dapat menggunakan perintah sebagai  berikut,
System.out.println()
System.out.print()
Berikut ini adalah contoh program,
public class OutputVariable
{
  public static void main( String[] args ) {
     int value = 10;
     char x;
     x = ‘A’;

     System.out.println( value );
     System.out.println( “The value of x=” +  x );
 }
}
Program tersebut akan mengeluarkan teks berikut pada layar,
10
The value of x=A

Alur Pembuatan Program {WIDARSA}

Seorang programmer tidak melakukan pembuatan dan pengkodean program secara begitu saja, namun mengikuti perencanaan dan metodologi yang terstruktur yang memisahkan proses suatu aplikasi menjadi beberapa bagian.
Berikut ini langkah–langkah sistematis dasar dalam menyelesaikan permasalahan pemrograman :
1.   Mendefinisikan masalah
2.   Menganalisa dan membuat rumusan pemecahan masalah
3.   Desain Algoritma dan Representasi
4.   Pengkodean, Uji Coba dan pembuatan dokumentasi

Untuk memahami langkah dasar dalam pemecahan masalah dalam sebuah komputer mari kita mendefinisikan sebuah permasalahan yang akan diselesaikan langkah demi langkah sebagaimana metodologi pemecahan masalah yang akan dibahas selanjutnya. Masalah yang akan kita selesaikan akan didefinisikan pada bagian selanjutnya.

Definisi Permasalahan
Seorang programmer umumnya mendapatkan tugas berdasarkan sebuah permasalahan. Sebelum sebuah program dapat terdesain dengan baik untuk menyelesaikan beberapa permasalahan, masalah masalah yang terjadi harus dapat diketahui dan terdefinisi dengan baik untuk mendapatkan detail persyaratan input dan output.

Sebuah pendefinisan yang jelas adalah sebagian dari penyelesaian masalah. Pemrograman komputer mempersyaratkan untuk mendefiniskan program terlebih dahulu sebelum membuat suatu penyelesaian masalah.

Mari kita definisikan sebuah contoh permasalahan :
Buatlah sebuah program yang akan menampilkan berapa kali sebuah nama tampil pada sebuah daftar

Analisa Permasalahan

Setelah sebuah permasalahan terdefinisi secara memadai, langkah paling ringkas dan efisien dalam penyelesaian harus dirumuskan. Umumnya, langkah berikutnya meliputi memecahkan masalah tersebut menjadi beberapa bagian kecil dan ringkas.

Contoh masalah :
Menampilkan jumlah kemunculan sebuah nama pada daftar

Input Terhadap Program :
Daftar Nama, Nama yang akan dicari

Output Dari Program :
Jumlah kemunculan nama yang dicari

Desain Algoritma dan Representasi

Setelah kita mengetahui dengan baik dan jelas mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan, langkah selanjutnya yaitu membuat rumusan algoritma untuk menyelesaikan permasalahan. Dalam pemrograman komputer penyelesaian masalah didefinisikan dalam langkah demi langkah.

Algoritma adalah urutan langkah–langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Logis merupakan kunci dari sebuah algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan bernilai benar atau salah.

Algoritma dapat diekpresikan dalam bahasa manusia, menggunakan presentasi grafik melalui sebuah FlowChart (diagram alir) ataupun melalui PseudoCode yang menjembatani antara bahasa manusia dengan bahasa pemrograman.

Berdasarkan permasalahan yang terjadi pada bagian sebelumnya, bagaimanakah kita dapat memberikan solusi penyelesaian secara umum dalam sebuah alur yang dapat dengan mudah dimengerti?

Mengekspresikan cara penyelesaian melalui bahasa manusia :

1.  Tentukan daftar nama
2.  Tentukan nama yang akan  dicari, anggaplah ini merupakan sebuah kata kunci
3.  Bandingkan kata kunci  terhadap setiap nama yang terdapat pada daftar
4. Jika kata kunci tersebut sama dengan nama yang terdapat pada daftar, tambahkan nilai pada hasil perhitungan
5.  Jika seluruh nama telah dibandingkan, tampilkan hasil perhitungan (output)

Tipe Data Primitif Pada Java {widarsa}

Tipe Data Primitif Pada Java. Bahasa pemrograman Java mendefinisikan delapan tipe data primitif. Mereka diantaranya adalah boolean (untuk bentuk logika), char (untuk bentuk tekstual), byte, short, int, long (integral), double and float (floating  point).

1. logika - boolean
Tipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false. Sebagai contoh adalah,
         boolean result = true;
Contoh yang ditunjukkan diatas, mendeklarasikan variabel yang dinamai result sebagai tipe data boolean dan memberinya nilai true.

2. teksual – char
Tipe data character (char), diwakili oleh karakter single Unicode. Tipe data ini harus memiliki ciri berada dalam tanda single quotes(’ ’). Sebagai contoh,
      ‘a’  //Huruf a
      ‘\t’ //A tab

Untuk menampilkan karakter khusus seperti ' (single quotes) atau " (double quotes), menggunakan karakter escape \. Sebagai contoh,
       '\''  //untuk single quotes
       '\"'  //untuk double quotes

Meskipun String bukan merupakan tipe data primitif (namun merupakan suatu Class), kita akan memperkenalkan mengenai pada bagian ini. String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter. Mereka tidak termasuk tipe data primitif, melainkan suatu class. Mereka memiliki literal yang terdapat diantara tanda double quotes(“ ”).
Sebagai contoh,
        String message=“Hello world!”

3. Integral – byte, short, int & long
Tipe data integral dalam Java menggunakan tiga bentuk yaitu desimal, oktal atau heksadesimal. Contohnya,
           2        //nilai desimal 2
           077   //angka 0 pada awal pernyataan mengindikasikan nilai oktal
           0xBACC //karakter 0x mengindikasikan nilai heksadesimal

Tipe-tipe integral memiliki default tipe data yaitu int. Anda dapat merubahnya ke bentuk long dengan menambahkan huruf l atau L.

4.  Floating Point – float dan double
Tipe Floating point memiliki double sebagai default tipe datanya. Floating-point literal termasuk salah satunya desimal point atau salah satu dari pilihan berikut ini,

        E or e //(add exponential value)
        F or f //(float)
        D or d //(double)

Contohnya adalah,

         3.14           //nilai floating-point sederhana (a double)
         6.02E23    //A nilai floating-point yang besar
         2.718F      //A nilai float size sederhana
         123.4E+306D     //A nilai double yang besar dengan nilai redundant D

Pada contoh yang ditunjukkan diatas, 23 setelah E pada contoh kedua bernilai positif. Contoh tersebut sama dengan 6.02E+23.

Sejarah Bahasa Pemrograman Prolog {WIDARSA}

Kali ini kita akan membahas tentang bahasa pemrograman jadul atau klasik yaitu Prolog. Sebelumnya pemrograman ini sempat saya pelajari beberapa hari kebelakang dan membuat aplikasi game sederhana dari Prolog. Tapi saya akan mengenalkan dulu sekilas bahasa pemrograman/programing Prolog.
Sejarah Bahasa Pemrograman Prolog
Prolog adalah bahasa pemrograman logika atau di sebut juga sebagai bahasa non-procedural. Namanya diambil dari bahasa Perancis programmation en logique (pemrograman logika). Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman yang memungkinkan pernyataan logika alih-alih rangkaian perintah untuk dijalankan komputer.
Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, BASIC, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
Sejarah Bahasa Prolog 
Prolog merupakan singkatan dari “Programing In Logic” pertama kali dikembangkan oleh Alain Colmetrouer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Prancis tahun 1972. Selama tahun 70-an, prolog menjadi populer di Eropa untuk aplikasi AI. Sedangkan di Amerika Serikat, para peneliti juga mengembangkan bahasa lain untuk aplikasi yang sama yaitu LISP. LISP mempunyai kelebihan dibandingkan prolog , tetapi LISP lebih sulit dipelajari.
Pada mulanya, Prolog adalah bahasa yang sangat murni yang didasarkan pada keindahan logika. Sejak ditemukannya pada tahun 1970-an oleh ketiga orang di atas, Prolog berkembang dengan lambat dan hanya digunakan oleh para peneliti dari universitas-universitas terkenal karena hanya merekalah yang dapat mengerti arti dari pentingnya Prolog. Dalam masa pengembangannya, para peneliti banyak menemukan kebutuhan-kebutuhan baru yang perlu ditambahkan di Prolog.
Pada awalnya, Prolog dan LISP sangat lambat dalam eksekusi program dan memakan memori yang besar sehingga hanya kalangan tertentu yang menggunakannya. Dengan adanya Compiler Prolog, kecepatan eksekusi program dapat ditingkatkan, namun Prolog masih dipandang sebagai bahasa yang terbatas (hanya digunakan di kalangan perguruan tinggi dan riset).
Pada awal tahun 1980-an, dunia industri mulai menyadari kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Prolog dibandingkan dengan bahasa konvensional lainnya. Dengan terlibatnya dunia industri, maka timbul tuntutan-tuntutan baru, misalnya tuntutan akan eksekusi waktu yang lebih cepat, kebutuhan memori yang lebih kecil dan kebutuhan praktis lainnya. Namun hal ini justru menimbulkan 2 kelompok yang mempunyai filosofi yang berbeda.
Di 1 pihak, mereka menganggap bahwa Prolog adalah bahasa penelitian sehingga mereka menginginkan banyak hal tercakup dalam Prolog sehingga Prolog dapat digunakan secara luwes untuk berbagai keperluan penelitian. Di pihak lain, mereka yakin bahwa Prolog seharusnya dapat menjadi bahasa yang berguna untuk mengembangkan berbagai macam aplikasi yang bukan penelitian.
Pandangan umum Prolog, hanya digunakan di kalangan perguruan tinggi dan riset, tiba-tiba berubah di tahun 1981 pada konverensi internasional I dalam system generasi kelima di Tokyo, Jepang. Jepang yang saat itu mengalami kesulitan bersaingdalam pemasaran komputer dengan Amerika Serikat, mencanangkan rencana pengembangan teknologi hardware dan software untuk tahun 1990-an. Dan bahasa yang dipilih adalah Prolog.
Sejak saat itu, banyak orang menaruh minat pada prolog dan saat itu telah dikembangkan versi prolog yang mempunyai kecepatan dan kemampuan yang lebih tinggi, lebih murah dan lebih mudah digunakan, baik untuk komputer mainframe maupun komputer pribadi sehingga Prolog menjadi alat yang penting dalam program aplikasi kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan system pakar (expert system).
Nah itulah sekilas tentang sejarah bahasa pemrograman prolog. Semoga bermanfaat untuk anda!

Perbedaan, Keunggulan Dan Aplikasi Prolog

Tadi kita sudah membahas tentang sejarah bahasa programing prolog, kali ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai prolog yakni perbedaan prolog, keunggulan prolog dan aplikasi prolog

Perbedaan, Keunggulan Dan Aplikasi Prolog

Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lain

Hampir semua bahasa pemrograman yang ada pada saat ini seperti Pascal, C, Fortran, disebut procedural language untuk menggunakan bahasa tersebut diperlukan algoritma atau procedure yang dibuat untuk menyelesaikan masalah. Program dapat menjalankan procedure yang sama berulang-ulang dengan data masukkan yang berbeda-beda. Procedure serta pengendalian program sepenuhnya ditentukan oleh programmer dan perhitungan yang dilakukan sesuai dengan procedure yang telah dibuat. Dengan kata lain, Pemrograman harus memberi tahu komputer bagaimana komputer harus menyelesaikan masalah.

Prolog mempunyai sifat-sifat yang berbeda dengan bahasa yang disebutkan di atas, prolog disebut sebagai object oriented language atau declarative language. Dalam prolog tidak terdapat prosedur, tapi hanya tampilan data-data object (fakta) yang akan diolah dengan relasi antar object tersebut yang membentuk suatu aturan. Aturan-aturan ini disebut HEURISTIK dan diperlukan dalam mencari suatu jawaban, dengan kata lain, prolog dalam prolog adalah database.

Pemrogram menentukan tujuan (Goal) dan komputer akan menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya. Caranya dengan menggunakan “Formal Reasoning” yaitu membuktikan cocok tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya. Prolog memecahkan masalah seperti yang dilakukan oleh fikiran manusia.

Dengan demikian, Prolog sangat ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur dan yang prosedur pemecahannya tidak diketahui, khusunya untuk memecahkan masalah non numeric.
Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran):Bahasa Pemrograman Prolog :
  1. 1. diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange)
  2. 2. program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda.
  3. Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat.
  1. Object oriented languangeatau declarative languange.
  2. Tidak terdapat prosedur, tetapi  hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban
  3. Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya.
  4. Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya.
  5. Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik.
  6. Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu). Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog

Keunggulan Prolog

Keunggulan Prolog terletak pada kemampuannya untuk mengambil kesimpulan (jawaban) dari data-data yang ada. Karena program dalam bahasa prolog tidak memerlukan prosedur (algoritma). Prolog sangat ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur dan yang prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non-numerik.
Misalnya, dalam pembuatan program catur dengan prolog untuk menentukkan gerakan catur anda tidak perlu menganalisa semua kemungkinan atau menentukkan suatu prosedur tertentu untuk untuk menentukan gerakan berikutnya. Tetapi anda cukup menuliskan aturan umum permainan catur dan lebih baik lagi jika ditambah dengan aturan yang diperoleh dari pengalaman. Prolog akan menentukan sendiri langkah yang akan diambil berdasarkan data-data yang ada saat itu dan aturan-aturan yang diberikan.
Aplikasi Prolog
1. Sistem Pakar (Expert System).
Sistem Pakar (Expert System) adalah program yang menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat seperti yang dilakukan oleh seorang ahli dalam memecahkan masalah. Komputer dapat diprogram untuk berbuat seperti orang yang ahli dalam bidang tertentu. Komputer yang demikian dapat dijadikan seperti konsultan atau tenaga ahli di bidang tertentu yang dapat menjawab pertanyaan dan memberikan nasehat yang dibutuhkan. Tujuan utama sistem pakar bukan untuk menggantikan kedudukan seseorang ahli atau pakar tetapi hanya untuk memasyarakatkan pengetahuan dan pengalaman pakar-pakar tersebut. System pakar memungkinkan orang lain meningkatkan produktifitasnya, memperbaiki kualitas keputusannya, sistem pakar bias memecahkan masalah yang rumit meskipun tidak ada seorang ahli.
2. Pengolahan bahasa alami (Natural Language processing).
Natural Language Processing adalah program yang dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan computer dalam bahasa manusia sehari-hari (bahasa apapun). Sebagai contoh adalah Lotus HAL, yaitu program Bantu untuk Lotus 1-2-3 agar dapat menerima perintah bahasa inggris seperti bahasa biasa. Program pengolahan bahasa alami menggunakan teknik AI dalam analisis input bahasa yang dimasukan melalui keyboard, program tersebut berusaha mengidentifikasi sintak, semantil dan konteks yang terkandung dalam suatu kalimat agar bias sampai pada kesimpulan untuk bias memberikan jawaban.
3. Robotik
Dalam robotik, Prolog digunakan untuk mengolah data masukan yang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan. Apalagi kalau robot menemukan peristiwa yang tidak diharapkan atau situasi yang berbeda.
4. Pengenalan Pola (Pattern Recognition).
Pengenalan pola banyak diterapkan dalam bidang robotic dan pengolahan citra (image processing). Misalkan, bagaimana computer dapat membedakan gambar sebuah benda dan gambar benda yang lain, atau sebuah obyek yang berada diatas obyek lain.
5. Belajar
Bidang ini berkaitan dengan program yang dapat belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamatan atau dari hal-hal yang pernah dilakukan. Secara singkat, berarti membuat sebuah computer mampu untuk mengambil manfaat dari pengalaman yang pernah ditemuinya.
6. Game
suatu cara belajar yang digunakan dalam menganalisa interaksi antara sejumlah pemain maupun perorangan yang menunjukkan strategi-strategi yang rasional. Game adalah permainan video yang dimainkan pada komputer, dan bukan pada konsol permainan. Game dibuat berdasarkan logika yang dikembangkan dan diterapkan ke dalam bentuk visual.

Macam macam bahasa Prolog :

1. Strawberry prolog
2. Visual prolog
3. SWI prolog
4. Turbo prolog

Selesai juga pembahasan awal hingga akhir mengenai bahasa prolog. semoga tulisan diatas bisa bermanfaat untuk anda!.

Daftar Isi


i
 

Sample text

Sample Text

 
Blogger Templates