Share It

Teman

Pendapat Anda

Ikon

Google+ Followers

Home » » PENGENALAN WINDOWS SERVER 2008

PENGENALAN WINDOWS SERVER 2008

Pengenalan Windows Server 2008
Windows Server 2008 adalah sekuel dari Windows Server series yang akan diluncurkan pada tahun 2008 nanti berbarengan dengan peluncuran Microsoft SQL server 2008 dan Microsoft Visual Studio 2008. Buku ini akan bercerita tentang seluk beluk di Windows Server 2008 dan teknologi apa yang nantinya include di Windows Server 2008, misal seperti Windows Server Core, Windows Server Virtualization dan masih banyak lagi.
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server "Longhorn".
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun 2007 ini.

Edisi

Windows Server 2008 ini bisa diperoleh untuk sistem 32-bit (x86) dan sistem 64-bit (x86-64)vb, sama seperti pada Windows Server 2003, dalam beberapa macam edisi:
  • Windows Web Server 2008
  • Windows Server 2008 Standard Edition
  • Windows Server 2008 Enterprise Edition
  • Windows Server 2008 Datacenter Edition
  • Windows Server 2008 untuk sistem berbasis Itanium (IA-64).

Fitur

Windows Server 2008 dibangun dari kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.
Dari sisi perangkat keras, prosesor dan perangkat memori dimodelkan sebagai perangkat keras Plug and Play, sehingga mengizinkan proses hot-plugging terhadap perangkat-perangkat tersebut. Ini berarti, sumber daya sistem dapat dibagi ke dalam partisi-partisi secara dinamis dengan menggunakan fitur Dynamic Hardware Partitioning, di mana setiap partisi memiliki memori, prosesor, I/O secara independen terhadap partisi lainnya.
Seperti yang telah dipaparkan dalam artikel sebelumnya mengenai Windows Server 2008, Windows Server Core merupakan salah satu opsi installasi yang ditawarkan oleh Microsoft dalam bundle installasi Windows Server 2008. Windows Server Core sendiri merupakan sebuah opsi installasi pada Windows Server 2008 yang meminimalisasi komponen-komponen yang tidak penting dalam server dengan tujuan untuk kestabilan dan meminimalkan resiko untuk diserang karena aplikasi/role yang ada pada server terbatas sesuai kebutuhan. Selain itu Windows Server Core juga menyediakan opsi pilihan Sistem Operasi 32 bit dan 64 bit untuk dapat disesuaikan mengikuti spesifikasi hardware yang ada.
Kehadiran Windows Server Core dalam Windows Server 2008 ini juga memberikan sebuah opsi spesifikasi hardware yang cukup melegakan di kalangan pengembang, oleh karena sistem ini tidak membutuhkan hardware spesifikasi tinggi seperti pada Vista untuk menjalankannya.
Spesifikasi minimum yang dianjurkan untuk Windows Server Core juga tidak terlalu memusingkan, karena Windows Server Core ini hanya membutuhkan sebuah otak processor Intel Pentium 4 dengan RAM 512 MB dan space penyimpanan 2 GB untuk installasi Server Core yang memakan space tidak lebih dari 1GB.
Windows Server Core sendiri tersedia dalam 3 pilihan versi, yaitu versi Standart, Enterprise dan Data Center. Untuk tampilan, Server Core menyajikan tampilan yang minimalis, karena tidak mempunyai desktop shell, wallpaper maupun screensaver. Karena ketiadaan desktop shell inilah, maka pengguna harus mempergunakan perintah Command Line pada Command Prompt untuk menjelajahi file dan directory. Untuk memaksimalkan utilisasi server, Windows Server Core juga meniadakan beberapa feature dasar Windows seperti IE (Internet Explorer), Wordpad, dan Paint. Hal ini ditempuh untuk karena aplikasi tersebut tidak berhubungan dengan fungsi server dan untuk meminimalisasi unsur Graphical User Interface (GUI) dan penggunaan efek-efek tampilan yang biasa menjadi ciri khas keunggulan Windows.
Lebih lanjut, hal yang mungkin paling disukai seorang Administrator dari Windows Server Core adalah karena dalam proses installasi kita dibebaskan untuk memilih fungsi layanan/role service dan feature mana saja untuk diinstall. Berikut ini merupakan feature-feature yang disediakan oleh Windows Server Core:
  • Windows Hyper-V
  • File Service
  • Print Server
  • ADDS (Active Directory Domain Service)
  • DHCP (Dynamic Hosting Configuration Protocol)
  • AD LDS (Active Directory Lightweight Directory Service)
  • IIS (Internet Information Services)
  • Streaming Media Service
  • DNS (Domain Name Server)
Dengan tidak adanya desktop shell, maka Administrator hanya akan mempergunakan Command Prompt untuk untuk mengatur seluruh service layanan yang ada di Windows Server Core ini. Namun begitu Windows Server Core tetap mampu memberikan kinerja maksimal dan reliabilitas serta tingkat keamanan yang dapat diandalkan seperti pada opsi installasi lengkap Windows Server 2008.(dna)
Melakukan Langkah Awal Konfigurasi
Hal pertama yang anda akan temukan ketika meng-install Windows Server 2008
ialah layar Initial Configuration Tasks
http://wss-id.org/blogs/fajar
Layar Initial Configuration Tasks
Ingat bagaimana anda melakukan konfigurasi awal dari sebuah mesin yang
berjalan menggunakan Winows Server 2003 Service Pack 1 atau yang lebih baru,
dengan melakukan tiga tahapan sebagai berikut:
1. Selama setup, anda menentukan password administrator, settingan
jaringan, membership domain, dan lainnya.
2. Setelah melakukan setup, sebuah layar muncul menanyakan jika anda mau
mendownload update-an terbaru dari Windows Update dan menyalakan
Automatic Updates sebelum server bisa menerima traffic inbound.
3. Setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server anda, anda bisa
menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstall aplikasi pada
41
http://wss-id.org/blogs/fajar
server anda sehingga bisa berperan sebagai print server, file server,
domain controller dan lain sebagainya.
Bagaimanapun juga, Windows Server 2008, menggabungkan beberapa task
konfigurasi server tersebut dengan menggabungkan tasks bersama dan
memperlihatkan itu semua dalam sebuah single-screen yang diberi nama Intial
Configuration Task (ICT). Dengan menggunakan ICT anda bisa melakukan:
Menentukan key information, termasuk password administrator, zona
waktu, setting jaringan, dan nama server. Anda juga bisa join server anda
pada sebuah domain. Sebagai contoh, meng-klik link Provide Computer
Name And Domain untuk membuka Sytem Properties dengan tab
Computer Named terpilih.
Mencari Windows Update untuk update-an software yang tersedia, dan
memungkinkan satu atau lebih dari hal berikut: Automatic Updates,
Windows Error Reporting (WER), dan pengikutsertaan dalam Customer
Experience Improvement Program.
Mengatur Windows Firewall pada mesin anda, dan memungkinkan
Remote Desktop sehingga server tersebut bisa di-manage secara remote
menggunakan Terminal Services.
Menambahkan peranan dan fitur-fitur pada server anda-sebagai contoh,
untuk menjadikannya sebagai DNS server atau domain controller.
Sebagai tambahan untuk menyediakan sebuah antarmuka pengguna yang bisa
melakukan beberapa task tersebut, ICT juga menampilkan status informasi untuk
setiap task. Sebagai contoh, jika sebuah task telah dijalankan, link dari task
tersebut berubah warna dari biru menjadi ungu seperti sebuah hyperlink standar.
Dan jika WER telah dinyalakan, pesan “Windows Error Reporting on” ditampilkan
disebelah item task yang bersangkutan.
42
http://wss-id.org/blogs/fajar
Sekali anda telah melakukan initial configuration pada server anda, anda bisa meklik
link Print, E-mail atau Save This Information pada menu bawah. Hal ini akan
membuka Internet Explorer dan menampilkan halaman result yang
memperlihatkan settingan yang telah anda ubah.
Halaman result ini bisa ditemukan pada
%systemdrive%\users\\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Server
Manager\InitialConfigurationTasks.html, dan bisa di-save atau di-e-mail untuk
tujuan pelaporan.
Beberapa catatan tambahan mengenai Initial Configuration Task:
Melakukan beberapa task membutuhkan anda untuk log off dan mereboot
mesin anda. Sebagai contoh, secara default ketika anda menginstall
43
http://wss-id.org/blogs/fajar
Windows Server 2008, account built-ini Administrator diaktifkan dan tidak
mempunyai password. Jika anda menggunakan ICT untuk mengubah nama
dari account ini atau menentukan sebuah password, anda harus
melakukan log off dan kemudian log on lagi untuk melihat hasil dari
perubahan tersebut.
Jika Windows Server 2008 mendeteksi bahwa pen-deploy-an berlangsung
pada jaringan yang terbatas/dibatasi. Ketika anda pertamakali melakukan
log on, bagian Update this Server dari ICT akan menampilkan link baru
yang bernama Restore Network Access. Meng-klik pada link ini
membolehkan anda untuk meninjau batasan-batasan akses jaringan pada
saat ini dan mengembalikan (restore) akses jaringan penuh untuk server
anda. Alasan bahwa kedua item lain pada bagian ini (Enable Windows
Update And Feedback dan Download And Install Updates) tidak
ditampilkan pada situasi seperti ini ialah kareana mesin yang dianggap
berada pada keadaan karantina tidak bisa mengakses Windows Update
secara langsung dan harus menerima update-an dari sebuah remediation
server.
OEM bisa menkostumisasi layar ICT sehingga bisa menampilkan sebuah
bagian tambahan pada bagian bawah yang bisa meliputi sebuah logo,
deskripsi dan link-link task dari OEM tersebut yang bisa me-launch file-file
EXE, DLL, dan script-script yang disediakan oleh OEM tersebut. Catatan,
bahwa link-link task OEM tidak bisa menampilkan informasi status.
ICT tidak akan ditampilkan jika anda mengupgrade Windows Server 2008
dari versi sebelumnya dari Windows Server.
ICT juga tidak ditampilkan jika setting Group Policy berikut ini
dikonfigurasi: Computer Configuration\Administrative
44
http://wss-id.org/blogs/fajar
Templates\System\Server Manger\Do Not Open Initial Configuration
Tasks Windows At Logon
Menggunakan Server Manager
Setelah melakukan tahap-tahap diatas termasuk menutup ICT, maka tool baru
akan secara otomatis muncul, yang bernama Server Manager (ditunjukan pada
Gambar 4-2).
Gambar 4-2 Halaman utama dari Server Manager
Tujuan dari Server Manager ialah untuk menyediakan cara langsung bagaimana
menginstall fitur-fitur dan peran (roles) pada server anda sehingga bisa berfungsi
45
http://wss-id.org/blogs/fajar
dibawah lingkungan jaringan bisnis anda. Sebagai sebuah tool, Server Manager
ditargetkan untuk kalangan pemakai IT umum yang bekerja pada organisasi
dengan skala sedang (medium-size). Seorang spesialis IT yang bekerja pada
perusahaan besar mungkin bisa menggunakan tool-tool tambahan untuk
mengkonfiugrasi server yang baru terinstall Windows Server 2008. Namun sebagai
contoh, dengan melakukan beberapa initial configuration tasks pada saat
penyetingan yang tidak diawasi menggunakan Windows Deployment Service
(WDS) bersama dengan file .xml yang berjalan sendiri.
Server Manager juga memungkinkan anda untuk melakukan modifikasi setingan
apapun yang anda telah lakukan sebelumnya menggunakn layar ICT. Sebagai
contoh, pada Gambar 4-2 anda bisa melihat bahwa anda bisa mengaktifkan
Remote Dekstop dengan meng-klik link Configure Remote Desktop yang berada
pada bagian kanan judul Server Summary. Bahkan, Server Manager membolehkan
anda untuk mengkonfigurasi settingan tambahan yang lebih advance yang tentu
saja tidak diperlihatkan pada layar ICT, seperti mengaktifkan atau me-non-aktifkan
Internet Explorer Enhanced Security Configuration (IE ESC) atau menjalankan
Security Configuration Wizard (SCW) pada mesin anda.
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server "Longhorn".
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun 2007 ini.

Edisi

Windows Server 2008 ini bisa diperoleh untuk sistem 32-bit (x86) dan sistem 64-bit (x86-64)vb, sama seperti pada Windows Server 2003, dalam beberapa macam edisi:
  • Windows Web Server 2008
  • Windows Server 2008 Standard Edition
  • Windows Server 2008 Enterprise Edition
  • Windows Server 2008 Datacenter Edition
  • Windows Server 2008 untuk sistem berbasis Itanium (IA-64).

Fitur

Windows Server 2008 dibangun dari kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPv6, jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah; diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation (WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.
Dari sisi perangkat keras, prosesor dan perangkat memori dimodelkan sebagai perangkat keras Plug and Play, sehingga mengizinkan proses hot-plugging terhadap perangkat-perangkat tersebut. Ini berarti, sumber daya sistem dapat dibagi ke dalam partisi-partisi secara dinamis dengan menggunakan fitur Dynamic Hardware Partitioning, di mana setiap partisi memiliki memori, prosesor, I/O secara independen terhadap partisi lainnya.
Seperti yang telah dipaparkan dalam artikel sebelumnya mengenai Windows Server 2008, Windows Server Core merupakan salah satu opsi installasi yang ditawarkan oleh Microsoft dalam bundle installasi Windows Server 2008. Windows Server Core sendiri merupakan sebuah opsi installasi pada Windows Server 2008 yang meminimalisasi komponen-komponen yang tidak penting dalam server dengan tujuan untuk kestabilan dan meminimalkan resiko untuk diserang karena aplikasi/role yang ada pada server terbatas sesuai kebutuhan. Selain itu Windows Server Core juga menyediakan opsi pilihan Sistem Operasi 32 bit dan 64 bit untuk dapat disesuaikan mengikuti spesifikasi hardware yang ada.
Kehadiran Windows Server Core dalam Windows Server 2008 ini juga memberikan sebuah opsi spesifikasi hardware yang cukup melegakan di kalangan pengembang, oleh karena sistem ini tidak membutuhkan hardware spesifikasi tinggi seperti pada Vista untuk menjalankannya.
Spesifikasi minimum yang dianjurkan untuk Windows Server Core juga tidak terlalu memusingkan, karena Windows Server Core ini hanya membutuhkan sebuah otak processor Intel Pentium 4 dengan RAM 512 MB dan space penyimpanan 2 GB untuk installasi Server Core yang memakan space tidak lebih dari 1GB.
Windows Server Core sendiri tersedia dalam 3 pilihan versi, yaitu versi Standart, Enterprise dan Data Center. Untuk tampilan, Server Core menyajikan tampilan yang minimalis, karena tidak mempunyai desktop shell, wallpaper maupun screensaver. Karena ketiadaan desktop shell inilah, maka pengguna harus mempergunakan perintah Command Line pada Command Prompt untuk menjelajahi file dan directory. Untuk memaksimalkan utilisasi server, Windows Server Core juga meniadakan beberapa feature dasar Windows seperti IE (Internet Explorer), Wordpad, dan Paint. Hal ini ditempuh untuk karena aplikasi tersebut tidak berhubungan dengan fungsi server dan untuk meminimalisasi unsur Graphical User Interface (GUI) dan penggunaan efek-efek tampilan yang biasa menjadi ciri khas keunggulan Windows.
Lebih lanjut, hal yang mungkin paling disukai seorang Administrator dari Windows Server Core adalah karena dalam proses installasi kita dibebaskan untuk memilih fungsi layanan/role service dan feature mana saja untuk diinstall. Berikut ini merupakan feature-feature yang disediakan oleh Windows Server Core:
  • Windows Hyper-V
  • File Service
  • Print Server
  • ADDS (Active Directory Domain Service)
  • DHCP (Dynamic Hosting Configuration Protocol)
  • AD LDS (Active Directory Lightweight Directory Service)
  • IIS (Internet Information Services)
  • Streaming Media Service
  • DNS (Domain Name Server)
Dengan tidak adanya desktop shell, maka Administrator hanya akan mempergunakan Command Prompt untuk untuk mengatur seluruh service layanan yang ada di Windows Server Core ini. Namun begitu Windows Server Core tetap mampu memberikan kinerja maksimal dan reliabilitas serta tingkat keamanan yang dapat diandalkan seperti pada opsi installasi lengkap Windows Server 2008.(dna)
Melakukan Langkah Awal Konfigurasi
Hal pertama yang anda akan temukan ketika meng-install Windows Server 2008
ialah layar Initial Configuration Tasks
http://wss-id.org/blogs/fajar
Layar Initial Configuration Tasks
Ingat bagaimana anda melakukan konfigurasi awal dari sebuah mesin yang
berjalan menggunakan Winows Server 2003 Service Pack 1 atau yang lebih baru,
dengan melakukan tiga tahapan sebagai berikut:
1. Selama setup, anda menentukan password administrator, settingan
jaringan, membership domain, dan lainnya.
2. Setelah melakukan setup, sebuah layar muncul menanyakan jika anda mau
mendownload update-an terbaru dari Windows Update dan menyalakan
Automatic Updates sebelum server bisa menerima traffic inbound.
3. Setelah traffic inbound diperbolehkan menuju server anda, anda bisa
menggunkan menu Manage Your Server untuk menginstall aplikasi pada
41
http://wss-id.org/blogs/fajar
server anda sehingga bisa berperan sebagai print server, file server,
domain controller dan lain sebagainya.
Bagaimanapun juga, Windows Server 2008, menggabungkan beberapa task
konfigurasi server tersebut dengan menggabungkan tasks bersama dan
memperlihatkan itu semua dalam sebuah single-screen yang diberi nama Intial
Configuration Task (ICT). Dengan menggunakan ICT anda bisa melakukan:
Menentukan key information, termasuk password administrator, zona
waktu, setting jaringan, dan nama server. Anda juga bisa join server anda
pada sebuah domain. Sebagai contoh, meng-klik link Provide Computer
Name And Domain untuk membuka Sytem Properties dengan tab
Computer Named terpilih.
Mencari Windows Update untuk update-an software yang tersedia, dan
memungkinkan satu atau lebih dari hal berikut: Automatic Updates,
Windows Error Reporting (WER), dan pengikutsertaan dalam Customer
Experience Improvement Program.
Mengatur Windows Firewall pada mesin anda, dan memungkinkan
Remote Desktop sehingga server tersebut bisa di-manage secara remote
menggunakan Terminal Services.
Menambahkan peranan dan fitur-fitur pada server anda-sebagai contoh,
untuk menjadikannya sebagai DNS server atau domain controller.
Sebagai tambahan untuk menyediakan sebuah antarmuka pengguna yang bisa
melakukan beberapa task tersebut, ICT juga menampilkan status informasi untuk
setiap task. Sebagai contoh, jika sebuah task telah dijalankan, link dari task
tersebut berubah warna dari biru menjadi ungu seperti sebuah hyperlink standar.
Dan jika WER telah dinyalakan, pesan “Windows Error Reporting on” ditampilkan
disebelah item task yang bersangkutan.
42
http://wss-id.org/blogs/fajar
Sekali anda telah melakukan initial configuration pada server anda, anda bisa meklik
link Print, E-mail atau Save This Information pada menu bawah. Hal ini akan
membuka Internet Explorer dan menampilkan halaman result yang
memperlihatkan settingan yang telah anda ubah.
Halaman result ini bisa ditemukan pada
%systemdrive%\users\\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\Server
Manager\InitialConfigurationTasks.html, dan bisa di-save atau di-e-mail untuk
tujuan pelaporan.
Beberapa catatan tambahan mengenai Initial Configuration Task:
Melakukan beberapa task membutuhkan anda untuk log off dan mereboot
mesin anda. Sebagai contoh, secara default ketika anda menginstall
43
http://wss-id.org/blogs/fajar
Windows Server 2008, account built-ini Administrator diaktifkan dan tidak
mempunyai password. Jika anda menggunakan ICT untuk mengubah nama
dari account ini atau menentukan sebuah password, anda harus
melakukan log off dan kemudian log on lagi untuk melihat hasil dari
perubahan tersebut.
Jika Windows Server 2008 mendeteksi bahwa pen-deploy-an berlangsung
pada jaringan yang terbatas/dibatasi. Ketika anda pertamakali melakukan
log on, bagian Update this Server dari ICT akan menampilkan link baru
yang bernama Restore Network Access. Meng-klik pada link ini
membolehkan anda untuk meninjau batasan-batasan akses jaringan pada
saat ini dan mengembalikan (restore) akses jaringan penuh untuk server
anda. Alasan bahwa kedua item lain pada bagian ini (Enable Windows
Update And Feedback dan Download And Install Updates) tidak
ditampilkan pada situasi seperti ini ialah kareana mesin yang dianggap
berada pada keadaan karantina tidak bisa mengakses Windows Update
secara langsung dan harus menerima update-an dari sebuah remediation
server.
OEM bisa menkostumisasi layar ICT sehingga bisa menampilkan sebuah
bagian tambahan pada bagian bawah yang bisa meliputi sebuah logo,
deskripsi dan link-link task dari OEM tersebut yang bisa me-launch file-file
EXE, DLL, dan script-script yang disediakan oleh OEM tersebut. Catatan,
bahwa link-link task OEM tidak bisa menampilkan informasi status.
ICT tidak akan ditampilkan jika anda mengupgrade Windows Server 2008
dari versi sebelumnya dari Windows Server.
ICT juga tidak ditampilkan jika setting Group Policy berikut ini
dikonfigurasi: Computer Configuration\Administrative
44
http://wss-id.org/blogs/fajar
Templates\System\Server Manger\Do Not Open Initial Configuration
Tasks Windows At Logon
Menggunakan Server Manager
Setelah melakukan tahap-tahap diatas termasuk menutup ICT, maka tool baru
akan secara otomatis muncul, yang bernama Server Manager (ditunjukan pada
Gambar 4-2).
Gambar 4-2 Halaman utama dari Server Manager
Tujuan dari Server Manager ialah untuk menyediakan cara langsung bagaimana
menginstall fitur-fitur dan peran (roles) pada server anda sehingga bisa berfungsi
45
http://wss-id.org/blogs/fajar
dibawah lingkungan jaringan bisnis anda. Sebagai sebuah tool, Server Manager
ditargetkan untuk kalangan pemakai IT umum yang bekerja pada organisasi
dengan skala sedang (medium-size). Seorang spesialis IT yang bekerja pada
perusahaan besar mungkin bisa menggunakan tool-tool tambahan untuk
mengkonfiugrasi server yang baru terinstall Windows Server 2008. Namun sebagai
contoh, dengan melakukan beberapa initial configuration tasks pada saat
penyetingan yang tidak diawasi menggunakan Windows Deployment Service
(WDS) bersama dengan file .xml yang berjalan sendiri.
Server Manager juga memungkinkan anda untuk melakukan modifikasi setingan
apapun yang anda telah lakukan sebelumnya menggunakn layar ICT. Sebagai
contoh, pada Gambar 4-2 anda bisa melihat bahwa anda bisa mengaktifkan
Remote Dekstop dengan meng-klik link Configure Remote Desktop yang berada
pada bagian kanan judul Server Summary. Bahkan, Server Manager membolehkan
anda untuk mengkonfigurasi settingan tambahan yang lebih advance yang tentu
saja tidak diperlihatkan pada layar ICT, seperti mengaktifkan atau me-non-aktifkan
Internet Explorer Enhanced Security Configuration (IE ESC) atau menjalankan
Security Configuration Wizard (SCW) pada mesin anda.

0 komentar:

Poskan Komentar

Daftar Isi

i
Diberdayakan oleh Blogger.

Search this blog

Memuat...